Edukasi Resiko Jatuh pada Lansia di Puskesmas Cendrawasih Makassar

Penulis

  • Agung Sahari Universitas Strada Indonesia
  • Rahmania Ambarika Universitas Strada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61477/abdisamulang.v5i2.106

Kata Kunci:

Edukasi Kesehatan, Lansia, Pencegahan, Risiko Jatuh, Puskesmas

Abstrak

Meningkatnya jumlah lansia di Indonesia telah mengakibatkan peningkatan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah risiko jatuh, yang dapat menyebabkan cedera, disabilitas, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Risiko jatuh pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penurunan keseimbangan, kelemahan otot, gangguan penglihatan, penyakit kronis, penggunaan obat-obatan tertentu, dan kondisi lingkungan yang tidak aman. Kurangnya pengetahuan lansia mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan menyebabkan jatuh masih sering terjadi di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pencegahan risiko jatuh melalui pendidikan kesehatan di Puskesmas Cendrawasih di Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, sesi tanya jawab, dan penyampaian materi menggunakan media pendidikan yang mudah dipahami oleh peserta. Materi yang diberikan meliputi faktor risiko jatuh, tanda bahaya, modifikasi lingkungan rumah, latihan keseimbangan sederhana, dan pentingnya aktivitas fisik serta pemeriksaan kesehatan rutin. Program pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman lansia tentang langkah-langkah pencegahan jatuh, sehingga mendorong perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat, mandiri, aman, dan produktif. Selain itu, kegiatan ini memperkuat peran pusat kesehatan masyarakat sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer dalam melaksanakan upaya promotif dan preventif bagi kelompok lansia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-19

Cara Mengutip

Sahari, A., & Ambarika, R. (2026). Edukasi Resiko Jatuh pada Lansia di Puskesmas Cendrawasih Makassar. ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 145–156. https://doi.org/10.61477/abdisamulang.v5i2.106