MAKNA TRADISI MANGARU BAGI PEMUDA (Studi di Desa Mone Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah)
DOI:
https://doi.org/10.61477/edumentis.v2i1.72Keywords:
Makna Tradisi, Mangaru, PemudaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Makna Tradisi Mangaru bagi pemuda, 2) Respon pemuda terhadap Tradisi Mangaru, dan 3) Upaya tokoh adat dalam melestarikan Tradisi Mangaru di Desa Mone Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan memilih informan secara sengaja berdasarkan pertimbangan-petimbangan tertentu yang diperoleh melalui studi pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terhadap data yang diperoleh selanjutnya diuji keabsahan datanya dengan cara triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Makna tradisi mangaru yaitu sebagai simbol kepahlawanan, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas keberkahan dan rezeki yang diberikan melalui hasil panen setiap tahunnya, memupuk persaudaraan dan silaturahmi antar sesama serta sebagai penghormatan kepada tamu 2) Respon pemuda terhadap tradisi mangaru memuculkan repon positif dan respon negatif. Respon positif yaitu keberadaan tradisi mangaru sangat penting untuk selalu dilaksanakan karena mangaru ini memiliki kearifan lokal tersendiri bagi masyarakat Mone sehingga perlu adanya pergelaran mangaru agar di generasi kedepannya dapat mengetahui bahwa Desa Mone itu memiliki kebudayaan sendiri. Respon negatif yaitu penggunaan benda tajam berdampak negatif bagi masyarakat karena memberikan contoh buruk kepada generasi muda bahkan bisa berakibat fatal terhadap para pemain dan penonton 3) Upaya tokoh adat dalam melestarian tradisi mangaru pada masyarakat Desa Mone yaitu: Sosialisasi dan Pelatihan. Sosialisasi dilakukan kepada seluruh masyarakat pada umumnya dan kepada keluarga pada khususnya. Pelatihan berupa dibentuknya sanggar-sanggar seni untuk mengajarkan dan mempraktekan seni tari mangaru agar tetap eksis dan lestari.
References
Azwar, S. 2011. Sikap Manusia Teori Dan Pengukurannya Respon. Bandung: Bina Cipta.
Armilus, Robi. 2017. http://www.robiarmilus.com/2017/11/tradisi-dalam-sosiologi.html. Tradisi Dalam Sosiologi. Diakses tanggal 14 Agustus 2022
Apriyani, Yossi. 2015. Skripsi. Respon Masyarakat Terhadap Mantan Narapidana Remaja Kasus Narkoba. Universitas Lampung. Lampung.
Bintari, dkk. 2016. Peran Pemuda Sebagai Penerus Tradisi Sambatan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Gotong Royong. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial. Vol. 25, No. 1, Edisi Juni.
Daryanto. 2012. Perubahan Pendidikan dalam Masyarakat Sosial Budaya. Bandung:PT. Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Faris, Boby Akbar. 2019. https://www.indonesiana.id/read/133646/lunturnya-minat-generasi-muda-terhadap-seni-dan-budaya-tradisional indonesia. Lunturnya minat generasi muda terhadap seni dan budaya tradisonal indonesia. Diakses tanggal 06 Agustus 2022
Irhandayaningsi, Ina. 2018. Pelestarian Tradisional Sebagai Upaya Dalam Menumbuhkan Kecintaan Budaya Lokal di Masyarakat Jurang Blimbing Temabalang. Vol.2 (1).19-27, 2018.
Indrawan Rully. 2014.Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Campuran Untuk Manajemen, Pembangunan, Dan Pendidikan. Bandung: Refika Aditama
Isnanda, Romi, Hidayah Azkiyah, & Syofiani.Pemberdayaan Seni Sara’ dan Budaya Tuangku Nan Renceh di Kanagarian Kamang Mudiak Kecamatan Kamangmagek Kabupaten Agam. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat. Vol.8. No.3. September 2019.
Kurniawati, Novi. 2018. Upaya Pelestarian Bedana Olok Gading Pada Masyarakat Teluk Betung Barat Provinsi Lampung. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.Yogyakarta.
Magasi, Jamadin Rajab. 2009. Respon Masyarakat Terhadap Permainan Biliar (Bola Sodok) di Kelurahan Labuan Kecamatan Wakoruma Utara Kabupaten Buton Utara.Universitas Halu Oleo. Kendari
Maulida, Eka. 2018. Skripsi. Sistem Sosial Masyarakat Pendatang Dengan Masyarakat Tempatan (Studi di Kampung Pondok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah). Universitas Islam Negeri Ar-Rainiry Darusalam Banda Aceh. Banda Aceh
Nainggolan, SS. 2013. Perilaku Penderita Hipertensi Primer dan Upaya Pencegahan Komplikasi Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sekip Palembang.Jurnal. Harapan Bangsa, vol.1 No.2
Nurhayati, Cahya. 2015. Skripsi. Kontribusi Pemikiran Sunan Gunumg Jati Terhadap Perkembangan Kehidupan Sosial Masyarakat Cirebon. Institut Agama Islam Syekh Nurjati Cirebon. Cirebon
Pratama, Aldi Lutfi. 2012. https://jatsky.wordpress.com/2012/10/25/kebudayaan-yang mudah-diterima-dan-sulit-diterima-di-indonesia/. Lunturnya minat generasi muda terhadap seni dan budaya tradisonal indonesia. Diakses tanggal 06 Agustus 2022
Septiani, Maya 2021. https://www.ombudsman.go.id/artikel/r/pwkinternal--pemuda-dan-ombudsman. Pemuda dan ombudsman.Diakses tanggal 22 Februari 2022
Sailan, Mustafid Manan. 2018. Tradisi Mangaru Suatu warisan Budaya Masyarakat Nepa Mekar Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah (Tinjauan Dalam Perspektif Normatif. Universitas Negeri Makassar.Makassar.
Sawitri, Nurul. 2014. Skripsi. Partisipasi Pemuda dalam Program Karang Taruna Desa.Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Scott, John. 2012. Teori Sosial: Masalah-Masalah Pokok Dalam Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Soekanto, Soerjono dan Sulistyowati, Budi. 2014. Sosilogi Suatu Pengantar. Jakarta. PT.Rajagrafindo Persada.
Sobur, Alex. 2015. Analisis Teks Media : Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trimulyani,Sarah 2019. https://media.maritimmuda.id/usia-pemuda-18-65-tahun-hoaks. Usia pemuda 18-65 tahun : hoaks!. Diakses tanggal 22 Februari 2022
Upe, Ambo. 2016. Metode Penelitian Sosial(Filosofis dan Desain Praktis). Cetakan Pertama. kendari.
Yulianti, Dwi. 2020. Skripsi. Perubahan Sosial Masyarakat Akibat Perkembangan Pariwisata di Desa Wane Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Universitas Muhammadiya Mataram. Mataram.
Yusrina. 2019. Skripsi. Nilai-Nilai Upacara Adat Poriwangaa (Bergembira) Bagi Masyarakat Kuli Susu (Studi di Desa Rambo Kecamatan Kuli Susu Kabupaten Buton Utara). Universitas Halu Oleo.Kendari.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hazirun, Akhiruddin Akhiruddin, Muh. Reski Salemuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


