PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKTIVITAS PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISON (STAD) PADA SISWA KELAS VII SMPN SATAP 4 BITTUANG TANA TORAJA
DOI:
https://doi.org/10.61477/edumentis.v2i2.82Kata Kunci:
Sepak Bola, Model Pembelajaran Stad, Hasil Belajar, Teknik Dasar Menendang, Menahan, MenggiringAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada keterampilan dasar permainan sepak bola, meliputi menendang, menahan, dan menggiring bola dengan menerapkan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas VII.A SMPN Satap 4 Bittuang Tana Toraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat kali pertemuan, dengan tiga pertemuan digunakan untuk proses pembelajaran dan satu pertemuan terakhir digunakan untuk pelaksanaan tes atau penilaian. Penilaian mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil belajar siswa.
Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas VII.A yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data penelitian diperoleh melalui tes, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada teknik dasar menendang, menahan, dan menggiring bola. Peningkatan terlihat dari persentase ketuntasan hasil belajar yang pada siklus I hanya mencapai 47% (9 siswa), meningkat menjadi 100% (19 siswa) pada siklus II.
Referensi
Aspa, A. P. (2020). Daya tahan dan kecepatan terhadap kinerja wasit sepak bola C1 Nasional PSSI Provinsi Riau. JPJO: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(2), 116–122. https://doi.org/10.31539/jpjo.v3i2.1044
Azizah, A. (2021). Pentingnya penelitian tindakan kelas bagi guru. Auladuna, 3(1), 15–22. https://doi.org/10.36835/au.v3i1.475
Dharmawan, D., Syafei, M. M., & Siswanto, S. (2023). Pendekatan saintifik pada pembelajaran PJOK materi passing sepak bola. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pen-didikan, 6(1), 7–12. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1376
Eviliyanida. (2011). Model pembelajaran kooperatif. Visipena, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.46244/visipena.v2i1.36
Nasution, A. F., & Sibuea, N. (2022). Hubungan filsafat dengan pendidikan jasmani dan olahraga. J-LAS, 2(2), 323–337.
Firdaus, I. S. (2022). Seminar Nasional Ke-Indonesiaan VII (pp. 1553–1562).
Gunawan, R., Suhardianto, & Cakrawijaya, M. H. (2021). Hasil belajar passing kaki bagian dalam sepak bola melalui permainan Bolbum. Jurnal Pendidikan Olahraga, 1(1), 1–8.
Hananingsih, W., & Imran, A. (2020). Modul berbasis pendekatan saintifik dalam pembelajaran PJOK. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 5(6). https://doi.org/10.58258/jupe.v5i6.1593
Harefa, D. (2023). Model Talking Chips untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 4(1), 83–99.
Ibrahim, M., Ferawati, Rahman, A., & Cakrawijaya, H. M. (2022). Peningkatan passing sepak bola melalui model pembelajaran bervariasi. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(1), 84–91.
Layuk, J. L. (2019). Data sekolah SMA Negeri Toraja.
Manduli, A., Munandar, W., Sahibu, S., & Ferawati. (2022). Passing kaki bagian da-lam dengan gaya mengajar resiprokal pada siswa SMP. Indonesian Journal of Physical Activity, 10, 29–40.
Marhat, M. (2021). Pembelajaran sepak bola mini di sekolah dasar. Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(2), 16–25. https://doi.org/10.33084/neraca.v6i2.2639
Mubaraq, M. I. (2023). Bola berbunyi untuk meningkatkan keterampilan sepak bola siswa tunanetra. Jurnal Pendidikan Khusus, 1–74.
Yusuf, M. (2019). Pendidikan holistik menurut para ahli. Encephale, 53(1), 59–65.
Mulyana, Y. K. (2023). Analisis fasilitas olahraga milik pemerintah daerah Pema-lang. Jurnal Pendidikan Olahraga, 3, 2314–2328.
Mustafa, P. S. (2021). Problematika penilaian PJOK dalam kurikulum 2013. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(1), 184–195. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v5i1.947
Nabillah, T., & Abadi, A. P. (2019). Faktor rendahnya hasil belajar siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika, 659–665.
Nazar, M., dkk. (2022). Latihan menggiring bola bagian dalam dan luar terhadap kecepatan dribbling. Jurnal Pendidikan Olahraga, 58–63.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pelatihan penelitian tindakan kelas bagi guru PPKn SMA Kabupaten Bantul. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 28–33. https://doi.org/10.31949/jb.v2i1.566
Parengkuan, A., Paturusi, A., & Lomboan, E. B. (2022). Gaya mengajar periksa sendiri pada kemampuan dribbling sepak bola. PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga, 3(1), 45–51. https://doi.org/10.53682/pj.v3i1.2034
Prasenja, Y. (2017). Pasang surut sepak bola bumiputera di Surabaya (1926–1942). Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1), 53–60.
Ritonga, M., Matondang, Y., Miswan, & Parijas, P. (2020). Pelatihan PTK untuk meningkatkan kompetensi guru. Adimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 76. https://doi.org/10.24269/adi.v4i2.2106
Somayana, W. (2020). Hasil belajar siswa melalui metode PAKEM. Jurnal Pendidi-kan Indonesia, 1(3), 350–361. https://doi.org/10.36418/japendi.v1i3.33
Suhardianto, S., & Cakrawijaya, M. H. (2019). Metode latihan bervariasi untuk meningkatkan kemampuan dribbling. Tadulako Journal of Sport Sciences and Physical Education, 7(2), 11–18.
Swadesi, I. K. I. (2021). Keterampilan dribbling sepak bola pada siswa. Jurnal Pen-didikan Olahraga, 8(1), 81–90.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yosken Yosef, Suhardianto Suhardianto, Muhammad Janwar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


